Karya seni terapan memiliki peran penting dalam pembangunan kreativitas masyarakat. Menurut para ahli, seni terapan tidak hanya sekadar sebagai hiburan semata, tetapi juga mampu mempengaruhi perkembangan kreativitas individu dan kelompok. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Arief Rachman, “Seni terapan memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan merangsang imajinasi masyarakat dalam menciptakan karya-karya baru yang unik dan bermakna.”
Dalam konteks pembangunan kreativitas masyarakat, karya seni terapan dapat menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Melalui proses pembuatan karya seni, masyarakat dapat belajar untuk berpikir out of the box dan melihat hal-hal dari sudut pandang yang berbeda. Hal ini sejalan dengan pendapat dari Dr. Suryadi, seorang pakar seni terapan, yang menyatakan bahwa “seni terapan memiliki potensi besar untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam masyarakat.”
Selain itu, karya seni terapan juga dapat menjadi media untuk mengekspresikan identitas budaya dan nilai-nilai lokal. Dengan memanfaatkan berbagai teknik dan materi yang tersedia, masyarakat dapat menciptakan karya seni yang mencerminkan keunikan dan keberagaman budaya mereka. Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Soegeng, seorang seniman dan peneliti seni terapan, “melalui karya seni terapan, masyarakat dapat memperkuat dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki, serta mengangkat martabat dan harga diri komunitas mereka.”
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran karya seni terapan dalam pembangunan kreativitas masyarakat sangatlah penting. Melalui apresiasi dan partisipasi aktif dalam seni terapan, masyarakat dapat menjadi lebih kreatif, inovatif, serta memiliki rasa bangga akan identitas budaya mereka. Sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. Arif Rachman, “seni terapan bukan hanya sekadar barang konsumsi, tetapi juga merupakan sarana pembelajaran dan pengembangan diri bagi masyarakat.” Oleh karena itu, mari kita dukung dan lestarikan seni terapan sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat.